oleh

Forkopimda Tapteng Kembali Sepakati Sejumlah Hal Terkait Pencegahan Covid-19

ODP di Lumut Dimakamkan dengan Prosedur Covid-19

Rakyatsumut.com, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kabupaten Tapanuli Tengah kembali menyepakati sejumlah hal terkait pencegahan pandemic covid-19 .

Hal itu diungkap Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani saat konfrensi pers di Pandan, Kamis (16/4/2020).

Bupati merinci sejumlah poin kesepakatan tersebut, yakni:

  1. Bagi masyarakat yang datang dari luar Tapanuli Tengah, dengan tujuan pulang kampung terhitung 25 april, wajib isolasi diri di tempat yang ditentukan Pemkab Tapteng selama 14 hari. Ini berlaku selama 1 bulan sejak 25 april sampai 25 mei 2020. Isolasi dilakukan di:
  2. Gedung Prodi Akper berkapasitas 30 kamar, diperuntukkan bagi laki-laki;
  3. Pengembangan sumber daya manusia di Pinangsori, berkapasitas 24 kamar diperuntukkan bagi perempuan;
  4. Bagi masyarakat yang bukan warga Tapteng yang datang tujuannya bukan pulang kampung, wajib melaporkan diri ke RSUD atau Dinkes Tapteng untuk diperiksa, dan jika menolak diperiksa akan diberlakukan isolasi mandiri, sebagaimana poin pertama;
  5. Kepada Camat, Kapolsek, Danramil, Lurah dan seluruh masyarakat untuk melapor ke Gugus Tugas apabila ada yang datang dari luar daerah ke wilayah Tapteng;
  6. Pembiayaan selama Isolasi diri dimaksud ditanggung Pemkab Tapteng;

“Kami bermohon tetap di rumah dan tidak berkeluyuran dan tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang,” kata Bupati.

ODP di Lumut Dimakamkan dengan Prosedur Covid-19

Dikesempatan yang sama, Bupati juga mengungkapkan seorang ODP di Kabupaten Tapteng yang meninggal dunia. ODP tersebut berasal dari Kecamatan Lumut.

Menurut Bupati, proses pemakaman terhadap yang bersangkutan dilakukan dengan prosedur pemakaman covid-19.

“Segala prosedur pemakaman dilakukan sesuai protokol covid-19. Statusnya ODP, ada gejala sesak sebelum meninggal dan sudah dimakamkan,” katanya.

Sementara itu, Bupati juga menyebut pihaknya tengah mempersiapkan penyaluran bantuan kepada masyarakat. Sebanyak 40 ribu paket bantuan akan disalurkan, termasuk 55 ribu masker.

“17 ribu sudah kami salurkan untuk dibagikan ke tempat tertentu, 1 karung per kepala keluarga, memang tidak cukup, karena jumlahnya 17 ribu dan itu dikumpulkan dari bupati, wakil bupati dan pejabat di Tapteng. Dalam minggu depan akan disalurkan yang 40 ribu, paket terdiri dari beras 5 kilo, minyak, gula dan mie instan 1 kardus,” kata Bupati.

“Semoga kita memahami, bahwa niat kita bersama, jangan sampai Tapteng tertular covid-19, kami sayang sama masyarakat,” tutup Bupati.

Hadir dalam konfrensi pers tersebut, Danrem 023/Kawal Samudra, Kapolres Tapteng, Dandim 0211/Tapanuli Tengah dan Dansatradar.

Laporan: Damai Mendrofa

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed