oleh

12 Petugas Medis di Taput Diisolasi

Rakyatsumut.com, Sebanyak 12 orang petugas medis di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara diisolasi.

Belasan petugas medis yang diisolasi secara mandiri itu berasal dari Puskesmas Situmeang Habinsaran.

“Setelah melihat hasil pemeriksaan terhadap 12 orang petugas dan anggota keluarga TS (pasien positif covid-19 asal Taput yang telah dirujuk ke Medan-red), maka mereka diliburkan dan wajib melaksanakan isolasi mandiri,” kata Bupati Taput Nikson Nababan dalam keterangan tertulis diterima Rakyatsumut.com, Rabu (15/4/2020).

Bupati mengatakan instruksi isolasi itu telah ia layangkan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara, Alexander Gultom.

“Saya berharap para saudara kita yang diisolasi mandiri ini tetap disiplin dan tetap menjaga kesehatan dengan memperhatikan kualitas makanan serta menjaga hidup sehat,” katanya.

Selanjutnya, kata Bupati, petugas medis di Puskesmas tersebut akan digantikan oleh petugas medis dari Puskesmas lain.

“Kita akan mengalihkan petugas dari Puskesmas lainnya sehingga Puskesmas ini tetap melayani masyarakat,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, petugas medis Puskesmas Situmeang Habinsaran berinisial R yang diduga terpapar Covid-19, juga telah diisolasi di RSUD Tarutung.

“Saya juga sudah perintahkan kepada Direktur Rumah Sakit Tarutung agar 2 orang anggota keluarga pasien TS untuk diisolasi juga,” imbuhnya.

Sementara itu Bupati Nikson mengaku, pihaknya tidak bisa memastikan para pasien tersebut seratus persen positif atau negatif, karena keterbatasan alat yang hanya menggunakan alat Rapid Test.

“Kita juga sedang berjuang adanya alat PCR (Polymerase Chain Reaction-red) Swab di RSUD Tarutung sebagai Rumah Sakit Rujukan Covid-19, sehingga dapat lebih cepat penanganannya terhadap pasien dengan gejala Covid-19 tanpa perlu menunggu sampai berhari-hari,” pungkas Bupati.

“Kita berharap perhatian Pemerintah Pusat agar alat ini dapat terealisasi dalam waktu dekat,” timpalnya.

Laporan: Paska Marbun

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed