oleh

Jelang Bulan Ramadhan, MUI: Menghindari Kerumunan adalah Ibadah

Rakyatsumut.com, Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Assorun Ni’am Sholeh mengatakan, Ramadhan kali ini akan sedikit berbeda dari biasanya.

“10 hari lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan 1441 H namun pada saat yang bersamaan, kita masih berada dalam situasi wabah Covid-19,” kata Sholeh dalam Konfrensi Pers Gugus Tugas Penaganan Covid-19 Indonesia, Jakarta, Senin (13/4/2020).

Meski berbeda, Sholeh berharap wabah corona bukan menjadi halangan perayaan Ramadhan.

“Covid-19 bukan halangan untuk pelaksanaan ibadah. Menghindari kerumunan yang berpotensi menyebarkan virus adalah ibadah di sisi Allah Swt,” katanya.

BACA JUGA: Anak-anak Muda di Taput Rayakan Paskah dengan Cara Unik di Masa Pandemi Corona

Selanjutnya dia mengimbau agar umat muslim dalam menjalankan puasa menerapkan 5 hal di tengah pandemi Covid-19.

“Pertama puasa yang kita laksanakan adalah benteng dari paparan Corona. Kedua, beramal dan bersedekah. Ketiga, mempercepat penunaian zakat. Keempat, perayaan Ramadhan dilangsungkan di rumah dalam arti menjadikan rumah kita sebagai pusat kegiatan keagamaan. Serta kelima, Jangan mudik di bulan Ramadhan,” urai Sholeh.

Terakhir, Sholeh juga mengimbau untuk tetap menggunakan masker dan melaksanakan disiplin cuci tangan dengan sabun.

“Masker untuk semua, agar tidak tertular dan tidak menularkan. Kemudian cuci tangan menggunakan sabun minimal 20 menit dan jaga jarak aman,” pungkasnya.

Laporan: Paska Marbun

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed