oleh

Cerita Pelaku Usaha Online yang Merana Ditengah Pandemi Corona

Rakyatsumut.com,

Pemerintah gerak cepat lah untuk rakyat ini. Kita butuh kepastian,”

Kata itu lah yang terlontar dari mulut M Iqbal Nasution (27). Sebagai seorang pedagang pakaian bekas daring (online), situasi yang tak menentu ditengah wabah pandemi Virus Corona sangat berdampak.

Sebagai pekerja sektor informal yang selalu mengikuti geliat nadi dan gairah pasar, ia harus pandai-pandai memanajemen uang di saku. Selain sulit mendapatkan barang yang akan dijual, soal harga, Iqbal harus manut saja ketika barangnya harus ditawar dengan harga murah.

“Terasa lah bang. Nggak beraktivitas kita. Nggak (bisa) ke pajak-pajak, aktivitas online pun menurun. Menurun total, drastis. Hancurlah,” keluh Iqbal.

Menurut Iqbla, dalam situasi penanganan Covid-19 saat ini, ia kesulitan untuk mendapat barang bekas untuk kembali dijual melalui aplikasi, lantaran pasar-pasar banyak yang tutup.

Menyiasati kondisi tersebut, Iqbal hanya mengandalkan stok barang yang ada. Pun demikian, ia tak dapat berharap banyak, barang yang ada bisa terjual saja bagi Iqbal sudah cukup “menggembirakan” karena modalnya dapat berbuah uang untuk dapat digunakan bertahan hidup selama menghadami pandemi.

“Sangat mengganggu. Pasar (pakaian bekas) kan nggak dibuka lagi. Kita sulit cari barang. Dan masih ada barang yg masih layak dijual untuk menyambung hidup. Kita pun jualnya nggak harga normal lagi, dapat untung (sedikit) udah jual aja,” ungkapnya

Meski begitu, Iqbal masih bersyukur karena masih punya setidaknya simpanan untuk bertahan.

Bahkan sedikit beruntung jika dibandingkan dengan rekannya sesama pedagang lain yang hanya mengandalkan penghasilan harian.

“Untungnya, masih ada simpanan uang. Sikitlah, nggak banyak. Dan, masih ada barang yg masih layak dijual untuk menyambung hidup. Kita pun jualnya nggak harga normal lagi, dapat untung (sedikit) udah jual aja,” ucap Iqbal.

Menurut Iqbal, situasi tak menentu seperti saat ini harus secepatnya segera berlalu dan tak berlarut-larut. Ia berharap pemerintah secepatnya melakukan langkah memberikan kepastian ekonomi kepada masyarakat.

“Pemerintah gerak cepat lah untuk rakyat ini. Kita butuh kepastian,” harapnya.

Laporan: Ucis

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed