oleh

Di Sibolga, Penyemprotan Disinfektan Digencarkan di Pasar-pasar

Rakyatsumut.com, Meninggalnya seorang pasien berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara memicu reaksi pencegahan di daerah tetangga.

Misalnya di Kota Sibolga. Dinas Kesehatan Kota Sibolga bersama tim gugus tugas Covid-19 tingkat kecamatan dan para personel TNI dan Polri melakukan penyemprotan di sejumlah pasar, Minggu (5/4/2020) pagi.

Diketahui penyemprotan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan potensi penyebaran Covid-19 di Kota Sibolga. Apalagi pasca meninggalnya PDP asal Kota Padangsidimpuan.

Selain karena berjarak dekat dengan daerah itu, dikabarkan para pedagang asal kota Sibolga kerap berbelanja ke daerah itu, bahkan ke lokasi dagangan milik pasien itu.

Seorang pedagang kain di pasar Inpres Aek Habil yang mengaku bernama Aira (39), mengaku mengapresiasi digencarkannya penyemprotan itu.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada pemko Sibolga telah melakukan penyemprotan disinfektan dipasar ini, tentu ini merupakan untuk mencegah warganya dari penyebaran Covid-19, khususnya di pedagang di pasar impres ini Pak,” kata Aira.

Aira mengaku memang kerap ke Kota Padangsidimpuan berbelanja kain. Terakhir ia ke kota itu pada Januari 2020 lalu. Itupun, Aira menyebut tak pernah berbelanja ke kios milik PDP yang kini telah meninggal itu.

“Barang  yang kita jual ini tidak ada dipesan dari dia, karena dia tidak melayani pembeli seperti kami ini,” kata Aira.

Selain penyemprotan, terlihat para petugas Kecamatan setempat juga melayangkan imbauan kepada para pedagang dan masyarakat sekitar. Para pendatang, diminta untuk melapor dan memeriksakan kesehatannya.

“Khususnya dari pulau jawa, agar melaporkan diri ke lingkungan, bisa memeriksakan diri memeriksakan kesehatan ke puskesmas terdekat. Ini imbauan kami dari pemerintah kecamatan sibolga selatan, termakasiih horas,” kata seorang petugas menggunakan pengeras suara.

Laporan: Mirwan Tanjung

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed