oleh

Program Padat Karya Tunai Bakal Dipercepat

Rakyatsumut.com, Sebagai antisipasi dampak Virus corona atau Covid-19, Kementerian PUPR mempercepat realisasi program Padat Karya Tunai pada 2020 dengan anggaran senilai Rp8,64 triliun.

Dikutip dari bisnis.com, pada Minggu (29/3/2020), Endra S Admadwidjaja Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR mengatakan, untuk program padat karya tunai berasal dari anggaran yang sudah dialokasikan sebelumnya.

Anggaran Rp8,64 triliun ini digunakan untuk 7 program, yaitu pembangunan jembatan gantung, Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI), Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (Pisew), penataan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas).

Dijelaskan, realisasi program Padat Karya Tunai ini juga dilakukan dengan masih mengacu pada protokol terkait Covid-19.

“Paling siap di bidang SDA irigasi kecil, April sudah bisa dilakukan, di desa-desa, itu kerjanya juga pakai protokol Covid-19, tidak boleh berkerumun, itu kami masih optimis ya asal jaga jarak, mereka masih punya income,” jelasnya dikutip dari Bisnis.com.

Adapun percepatan program padat karya Kementerian PUPR tujuan utamanya adalah untuk mempertahankan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo telah memberikan sembilan arahan soal fokus bantuan langsung pemerintah pada masyarakat terkait dampak Covid-19.

Pada poin keempat, Presiden juga perintahkan agar Program Padat Karya Tunai harus diperbanyak dan dilipatgandakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan untuk pencegahan dan penularan Covid-19, yaitu dalam bekerja harus menjaga jarak yang aman.

Laporan: Rommy

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed