oleh

Dampak Virus Corona, Pengusaha Musik Mengeluh Tidak ada Penghasilan

Rakyatsumut.com, Larangan mengadakan acara untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) berdampak besar bagi penyedia jasa musik di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Tidak hanya penurunan omzet, untuk saat ini, para penyedia musik mengaku sama sekali tidak mendapat kerjaan, bahkan yang sudah sempat dipesan malah dibatalkan.

Fendi Nasution salah seorang pengusaha jasa Kibot di Kota Sibolga mengatakan, bahwa saat ini mereka hanya bisa pasrah dengan kondisi yang disebabkan Covid-19 dan dikeluarkannya maklumat Kapolri serta himbauan Pemerintah agar tidak melakukan atau mengundang keramaian seperti pesta-pesta pernikahan.

“Menganggur lah dulu dek, ininya mata pencaharian abang satu-satunya, apalagi ada himbauan menunda acara yang mengundang keramaian demi pencegahan wabah Corona ini,” ujarnya, Rabu (25/3/2020).

Kepada Pemerintah, Fendi berharap agar diberikan perhatian, karena penghasilan mereka sama sekali tidak ada.

“Harapannya pemerintah memikirkan nasib seperti kami ini, karena hanya ini usaha yang kami kerjakan, tidak ada yang lain,” harap Fendi.

“Sudah ada 4 undangan untuk tampil dibeberapa acara, seperti undangan pernikahan ada tiga, satu undangan di acara Sibolga Ekspo. Tapi itu semua batal, karena virus corona,” pungkasnya.

Laporan: Mirwan Tanjung

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed