oleh

Wabah Covid-19 Pengaruhi Jual-Beli Ikan Basah di Sibolga

Rakyatsumut.com, Wabah virus corona atau Covid-19 terus berdampak ke berbagai sektor kehidupan.
Misalnya di Kota Sibolga, Sumatera Utara, para pedagang ikan basah di kota ini mengaku mengalami penurunan omzet yang disebabkan covid-19.

“Pembelinya berkurang, ya karena informasi wabah corona, kabarnya kan heboh di seluruh Indonesia sehingga pembeli ikan berkurang karena menghindari keramaian,” ujar Reza, Pemilik tangkahan angso 2 di Kelurahan aek manis Jalan KH. Ahmad Dahlan kepada Rakyatsumut.com, Jum’at (20/3/2020).

Kata Reza, ketersediaan stok ikan banyak di gudang miliknya dan cukup untuk memenuhi permintaan, khususnya dari luar daerah.

Sebelum wabah corona, Reza mengaku pengiriman ke daerah lain lancar setiap harinya.

“Pengiriman (ikan basah) seperti ke Medan, Mandailing Natal dan Sidempuan, namun saat ini permintaan berkurang dari biasanya 5 fiber atau dus sekarang menjadi satu sampai dua dus saja,” tuturnya.

Diapun berharap kondisi ini kembali normal dan semoga pemerintah menemukan solusi terbaik, apalagi keramain itu sangat berdampak pada penularan wabah covid-19, Reza juga meminta kepada pemerintah kota Sibolga agar melakukan pemeriksaan rutin ke pasar ikan Sibolga, sehingga aktivitas jual-beli berjalan normal.

“Ya sekarang sekarang daya beli masyarakat berkurang karena menghindari keramaian dan anjlok nya harga ikan dari 15 ribu sekarang turun menjadi 10-8 ribu saja. Harapannya, kalau bisa cepatlah wabah ini selesai dan pemerintah melakukan pemeriksaan rutin di pasar ikan Sibolga,” pungkasnya.

Laporan: Mirwan Tanjung

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed