oleh

Ruang Isolasi RSUP Adam Malik Penuh, Dua Pasien PDP Terpaksa Dirawat di IGD

Rakyatsumut.com, Pihak Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) Medan terpaksa merawat dua pasien dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Instalasi Gawat Darurat. Pasalnya, ruang isolasi khusus yang selama ini diperuntukkan bagi pasien PDP, sudah terisi penuh.

“Ini ada dua pasien yang baru datang masih nunggu di Adam Malik. Tapi belum bisa masuk ruang rawatan, karena tidak ada lagi ruangan kami,” kata Koordinator Penanganan COVID-19 RSUP Haji Adam Malik Medan, dr Ade Rahmaini melalui pesan Whatsapp, Jumat (20/3/2020).

Dikatakan dr Ade, RSUP Haji Adam Malik saat ini merawat 14 orang pasien. Yang mana 13 pasien diantaranya dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sementara satu orang pasien berstatus positif terinveksi Covid-19.

“Saat ini ruang isolasi yang jumlahnya 14 tersebut sudah full,” ujarnya.

Kendati tidak lagi memiliki ruang untuk mengisolasi pasien PDP, dr Ade Rahmaini mengatakan kedua pasien yang baru datang dan tengah dirawat di IGD tersebut tetap dipantau perkembangan kesehatannya. Hasil pemeriksaan, kedua pasien PDP itu kondisinya masih stabil.

“Tetap dilakukan pemantauan terhadap kedua pasien,” ungkap dr Ade.

Terpisah, Kasubbag Humas RSUP Haji Adam Malik Medan, Rosario Dorothy Simanjuntak mengatakan, kedua pasien dengan status PDP yang dirawat di IGD tetap akan menjalani isolasi sebagaimana prosedur yang ada.

Penanganan keduanya pun, kata Rosario tidak bergabung bersama dengan pasien umum yang dirawat di IGD.

“Di IGD Adam Malik juga disiapkan tiga ruang isolasi. Jadi mereka tidak bercampur dengan pasien lain,” kata Rosario Dorothy.

Menanggapi terkait mulai penuhnya ruang isolasi bagi pasien PDP dalam penanganan wabah virus Corona atau Covid-19 ini, pihak RSUP Adam Malik, kata Rosario akan menyiasatinya dengan merujuk pasien ke rumah sakit yang telah ditunjuk untuk membantu penanganan Covid-19.

“Pasien akan kita rujuk ke RSU lain yang diperbantukan dalam penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Berdasarkan data sementara Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, saat ini ada 205 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sumatera Utara. Data ini melonjak ketimbang hari sebelumnya sebanyak 53 orang.

“205 ini isolasi secara mandiri di rumah. Kami meminta isolasi ini dilakukan secara serius untuk memutus rantai penyebaran COVID-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit Hasibuan dalam virtual conference.

Selain ODP, data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga mengalami peningkatan. Hingga petang tadi ada 36 PDP yang dirawat di rumah sakit rujukan COVID-19 di sejumlah daerah di Sumut. Sedangkan pada hari sebelumnya data PDP masih berada di angka 19 orang.

Laporan: Ucis

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed