oleh

Maksimalkan Penanganan Covid-19, Pemerintah Perlu Diubah APBN 2020

Rakyatsumut.com, Untuk menindak lanjuti rencana pemerintah untuk melakukan tes cepat atau rapid test COVID-19 secara massal tentunya harus segera dieksekusi dan didukung, dan langkah yang akan diambil juga harus disesuaikan dengan kondisi APBN.

Dalam hal ini, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2020 dinilai perlu diubah untuk memaksimalkan penanggulangan wabah virus corona atau COVID-19.

Dikutip dari bisnis.com, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Akbar Susamto mengatakan, bahwa virus corona yang berdampak pada aspek kesehatan dan perekonomian memerlukan respons yang serius dari pemerintah.

Termasuk sejumlah bank sentral yang siap menyerap obligasi pemerintah di pasar yang belakangan tertekan karena sentimen pelebaran defisit anggaran. Investor mengerek imbal hasil surat utang menyusul respons fiskal besar-besaran oleh beberapa negara untuk memerangi pandemi COVID-19.

Langkah tersebut juga harus dilakukan bersamaan dengan kebijakan social distancing yang lebih tegas. Apalagi banyak daerah ‘kecolongan’, lantaran masih ada aktivitas yang melibatkan ribuan orang.

Pertumbuhan ekonomi nasional diprediksi hanya berada di level 4% pada tahun ini, menyusul beratnya tekanan yang dihadapi akibat pandemi virus corona atau COVID-19.

Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar 18—19 Maret 2020, Bank Indonesia (BI) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional dari 5,0%—5,4% menjadi 4,2%—4,6%. Ini merupakan revisi kedua yang dilakukan oleh bank sentral.

Laporan: Rommy

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed