oleh

Bang Ucok, Menyulap Bambu jadi Lampu Hias

Rakyatsumut.com, Bang Ucok begitu sapaan akrabnya, warga Lingkungan VI, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara.

Sekalipun menggeluti usaha warung kopi, namun Bang Ucok dikaruniai jiwa seni untuk membuat kerajinan. Hal itu terlihat jelas dari hasil kerajinan lampu hias dari bambu yang tersusun rapi di warung kopinya.

Pada mulanya Bang Ucok hanya iseng saja untuk mengisi waktu luang saat menjaga warung kopi, namun diluar dugaan hasil karyanya sudah menumpuk dan selalu mengundang tanya dari setiap pelanggan warung kopinya.

Bang Ucok memamerkan lampu hias buatannya. Foto: Rakyatsumut.com / Rifai Dalimunthe
Bang Ucok memamerkan lampu hias buatannya. Foto: Rakyatsumut.com/ Rifai Dalimunthe

“Hampir setiap pelanggan warung kopi saya tanya lampu hias ini buatan siapa, saya jawab buatan saya, kalau mau ambil saja saya bilang,” ungkap Bang Ucok kepada Rakyatsumut.com belum lama ini.

Lampu hias buatan Bang Ucok begitu artistik dan dihiasi dengan ornamen-ornamen yang bervariasi, tambah lagi setelah dilapisi cat vernis menjadikan nilai seninya semakin kokoh.

Melihat kualitas hasil karya kerajinan lampu hias Bang Ucok, Parla Harahap salah satu pelanggan tetap warung kopinya optimis kalau kerajinan lampu hias ini akan membawa manfaat dan menguntungkan jika dibawa ke arah yang lebih serius lagi.

Untuk meyakinkan Bang Ucok agar kerajinan ini jangan hanya dibawa iseng saja, ia berusaha menjembatani Bang Ucok ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Padang Lawas Utara. Dengan harapan Bang Ucok mendapatkan pembinaan dan batuan permodalan, serta pemasaran dari pemerintah.

“Banyak teman yang bilang kalau kerajinan ini bagusnya dibawa serius pasti membawa manfaat dan menguntungkan, Parla yang paling getol mengajak saya untuk lebih diseriusi, katanya mau dijembatani ke Disperindag Paluta, untuk mendapatkan pembinaan dan bantuan permodalan, serta pemasaran, saya bilang silahkan, mudah-mudahan harapan kita diamini.” ungkap Bang Ucok.

Laporan: Rifai Dalimunthe

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed